Ini yang Harus Anda Pahami Seputar Whey Protein Sebelum Mengkonsumsinya.

Hal – hal yang harus anda pahami sebelum membeli whey protein

 

Whey dan whey. Rata-rata itulah yang dikatakan partner gym Anda atau instruktur Anda. Ngomong-ngomong memangnya apa itu whey? Apa saja jenisnya? Kenapa tidak mengetahui dulu jenisnya sebelum memutuskan untuk menggunakannya?

 

Whey protein berasal dari produk susu sapi. Yup susu, tanpa tambahan aneh-aneh lainnya. Lebih tepatnya, whey protein adalah bentuk pengolahan yang berasal dari susu untuk diambil kandungan proteinnya dan disaring melalui proses-proses panjang. Bentuk pengolahan ini berbentuk cair, yang kemudian akan dipasteurisasi dan dikeringkan sehingga menghasilkan bentuk bubuk. Terdapat beberapa proses pengolahan, yang mungkin anda kenal ada 2 yaitu microfiltartion dan ion exchange.

 

Baca juga : Kapan waktu terbaik mengonsumsi whey protein ?

 

Microfiltration

Metode pengolahan whey protein ini memakai filter khusus yang mampu menyaring protein dengan ketat bernama micro-filter atau ultra filter. Dinamakan demikian karena lubang / pori-pori filternya sangat kecil dalam ukuran mikroskopis. Metode ini dilakukan untuk menghilangkan bahan-bahan lain selain protein. Metode yang mahal, tapi mampu menghasilkan whey protein yang sempurna. Itu mengapa whey protein memiliki harga yang cukup tinggi karena sesuai dengan value yang dimilikinya sekalipun saya dan anda pasti berharap itu bisa lebih murah dari tahun ke tahun.

 

Whey protein merupakan hasil dari berbagai pengolahan susu sapi. via nutrifoodingredients.com
Whey protein merupakan hasil dari berbagai pengolahan susu sapi. via nutrifoodingredients.com

 

Ion exchange

Apa bedanya? Sama. Sama-sama untuk mendapatkan whey protein dengan kualitas tertinggi. Metode ini dikatakan lebih murah daripada microfiltration, tapi protein yang dihasilkan akan sedikit mengalami kerusakan. Beberapa kerusakannya terjadi pada molekul immunoglobulin dan glycomacropeptides. Padahal kedua molekul ini yang bertanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Walaupun demikian, metode ini tetap menghaislkan whey protein yang baik untuk tubuh anda karena tidak merusak unsur protein itu sendiri.

 

Secara umum whey protein dibagi menjadi 3 macam tipe :

  • Concentrate (WPC)

Ini merupakan tipe whey protein yang memiliki kualitas terendah. Whey Protein Concentrate tersedia dalam berbagai tingkatan konsentrasi protein. Pada generasi pertama, konsentrasi proteinnya mencapai 34% yang, disebut sebagai WPC34. Selain protein, mereka juga mengandung laktosa sekalipun tidak setinggi saat masih dalam bentuk susu, lemak dan yang lainnya. Saat ini, konsentrasi proteinnya telah ditingkatkan mencapai 80% dengan mengurangi laktosa dan lemak.

 

Kelemahan dari jenis ini adalah kurangnya protein yang terkandung, serta masih adanya kandungan laktosa didalamnya sehingga whey protein jenis ini cukup sensitive dampaknya terhadap mereka yang memiliki intoleransi laktosa. Keunggulannya adalah harga whey protein ini tergolong cukup murah. Namun jarang pabrikan suplemen yang mau menggunakan jenis ini untuk pasaran karena ketidakmampuan tubuh manusia dalam mencerna laktosa.

 

Baca juga : Fungsi medis whey protein

 

  • Isolate (WPI)

Whey Protein Isolate mengandung 90-96% protein. Jumlah yang lebih tinggi daripada tipe WPC. Selain itu, WPI memiliki laktosa yang sangat sedikit dan hampir tidak memiliki lemak. Pembuatannya cukup rumit, karena harus mempertahankan kondisi ‘natural undenatured’ yaitu dengan memprosesnya pada suhu rendah atau dalam kondisi asam rendah. Hasilnya, whey protein ini bahkan dapat digunakan sebagai perangsang anti-kanker dan kekebalan pada imunitas tubuh.

Tentunya, tipe ini jauh lebih baik daripada konsentrat.

 

  • Hydrolyzed (WPH)

Whey protein ini adalah jenis tertinggi dari segala Whey Protein yang selama ini diciptakan. Tipe ini jauh lebih mudah diserap oleh tubuh karena mereka telah dicerna secara sistematik sebelumnya. Mengingat kualitasnya yang jauh diatas jenis lain, harganya pun lebih mahal dibandingkan dengan dua whey sebelumnya. Selain itu rasa whey jenis ini kurang begitu enak sekalipun sudah banyak pabrikan sport supplement yang menyempurnakan rasanya. Sangat disarankan untuk konsumsi whey protein tipe ini jika anda alergi dengan tipe-tipe whey protein lainnya atau sedang persiapan untuk kontes atau anda adalah atlet yang butuh persiapan khusus.

 

Baca juga : Alasan mengapa wanita tidak seharusnya takut menggunakan whey protein

 

Berikut ini, adalah tabel perbandingan antara ketiga tipe tadi.

Tipe% Protein% Laktosa% LemakDeskripsi tambahan
WPC25-894-521-9Bentuk yang paling sering ditemukan
WPI90-950,5-10,5-1Protein yang dikatakan terbaik, karena prosentasenya yang paling tinggi.
WPH80-900,5-100,5-8Rasanya pahit, tapi paling cepat diserap oleh tubuh.

 

 

Referensi:

  1. Gangurde HH, Chordiya MA, Patil PS, Baste NS. Whey protein. Scho Res J 2011;1:69-77
  2. http://www.medicalnewstoday.com/articles/263371.php
  3. http://muscle-insider.com/features/what-whey-protein-and-how-it-made
  4. http://www.bodybuilding.com/fun/willbrink3.htm

 

Judul Cover : Jenis-jenis whey protein yang harus anda tahu

Gambar cover : Foto2 whey protein keyword : optimum hydrowhey, Optimum gold standard, VP2

Tags : whey protein isolate, whey protein concentrate, whey protein murah, jual whey protein, whey protein terbaik, whey protein tinggi kualitas, whey protein terlengkap, manfaat whey protein, susu whey protein, prostar whey protein, ultimate whey protein, harga whey protein

Suplemen Ini Dapat Membantu Wanita Mendapatkan Tubuh Idamannya

Suplemen yang selama ini dikira bukan untuk wanita tapi ternyata justru mampu membantu mereka meraih tubuh idamannya.

 

Beberapa penelitian medis terhadap whey protein sudah banyak dilakukan, penelitian ini memastikan tidak adanya kandungan steroid didalamnya seperti yang banyak orang kira. Itulah mengapa akhir-akhir ini sudah mulai banyak wanita yang menggunakan whey protein untuk menyempurnakan hasil progress latiannya atau digunakan sebagai camilan diet.

 

Bagi wanita yang menjalani diet, kandungan dalam whey protein adalah sumber nutrisi yang baik untuk tubuh mereka. Whey protein sangat membantu mereka dalam melakukan diet untuk mendapatkan tubuh indah yang menjadi idaman. Ini bukan sekedar pendapat pribadi satu-dua orang, tetapi telah dibuktikan melalui berbagai penelitian ilmiah.

 

Fat Loss

 

Siapapun pasti paham, bahwa tujuan utama diet Fat Loss adalah untuk mengurangi lemak dalam tubuh dan otot. Lemak dalam jumlah yang ideal membuat tubuh seorang wanita tetap terlihat indah dan ideal. Selain itu, mereka dapat mengurangi resiko terserang berbagai penyakit akibat lemak yang berlebihan.

 

Beberapa hasil studi ilmiah menunjukkan hasil bahwa wanita yang melakukan diet dengan mengkonsumsi protein tinggi secara teratur dapat mengurangi lemak yang ada pada tubuhnya. Studi pada tahun 2008 dalam jurnal “Nutrition and metabolism” menunjukkan bahwa pria dan wanita dengan obesitas yang mengkonsumsi whey protein 2 kali sehari disertai dengan latihan rutin dapat menghilangkan jumlah lemak yang lebih banyak pada tubuh dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi sedikit protein.

 

fat loss bagi wanita
Whey protein tidak hanya bagi pria namun juga memliki banyak manfaat bagi wanita

 

Penelitian lain dalam “Journal of Nutrition” menggunakan objek para wanita yang sedang melakukan diet untuk mengurangi jumlah kalori dalam tubuh. Hasilnya, wanita yang mengkonsumsi protein paling banyak berhasil mengurangi jumlah lemak dalam tubuh dan menambah massa otot paling banyak.

 

Sintesis Protein

 

Pada saat ini ada banyak wanita karir yang aktif melakukan aktivitas pekerjaan setiap hari. Tidak sampai di sana, mereka masih melakukan diet dan latihan untuk menjaga tubuh agar tetap indah dan mendukung aktivitas sehari-hari. Dengan tuntutan pekerjaan seperti ini , seorang wanita mau tidak mau harus memiliki asupan nutrisi yang juga tidak kalah lengkap agar kondisi tubuh tetap prima.

 

Whey protein merupakan suplemen yang sangat membantu wanita aktif yang sedang melakukan diet. “British Journal of Sport Medicine” tahun 2006 menjelaskan bahwa wanita aktif dapat meningkatkan sintesis protein di otot dengan cara mengkonsumsi makanan yang kaya protein setelah melakukan latihan. Sintesis protein pada otot merupakan proses untuk memperbaiki dan membangun kembali serat otot yang rusak sehingga otot memiliki kekuatan dan massa yang baik dan padat. Whey protein sangat baik untuk dikonsumsi karena mudah dan cepat untuk dicerna oleh tubuh.

 

Control your craving

 

Kadang bukan cuma lapar perut yang jadi tantangan, tapi lapar mata juga menjadi tantangan kan? Tidak tahu mengapa mulut ini inginnya ngunyah yang manis-manis padahal anda belum lapar.

 

komposisi whey protein isolate
Whey protein membantu anda mengontrol nafsu makan berlebih

 

Whey protein memiliki peran yang baik dalam membantu mengatur berat badan dengan cara mengendalikan rasa lapar untuk Anda yang sedang menjalani diet. Protein dapat memberikan rasa kenyang yang lebih baik dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat. Jurnal “Appetite” pada tahun 2011 mempublikasikan bahwa wanita gemuk yang mengkonsumsi sejumah kecil whey dalam minuman sebelum makan, merasa lebih puas saat makan dan dapat lebih mengendalikan rasa lapar dengan lebih baik. Berbagai macam olahan untuk whey sebagai camilan pun sangat banyak.

 

Tips :

Jangan terlalu takut memilih mana whey protein untuk wanita. Karena pada dasarnya produk whey protein bisa dikonsumsi pria maupun wanita. Jika anda pemula bisa menggunakan whey protein mixed , jika ingin mendapatkan kualitas yang jauh diatasnya maka bisa menggunakan whey protein isolate. Tetaplah menjalankan diet + olahraga dengan rutin karena ini akan sangat menyempurnakan hasil latihan anda.

 

Peningkat Daya Tahan Tubuh Terbaru : Whey Protein

Whey protein tidak hanya baik sebagai peningkat massa otot melainkan juga sebagai peningkat daya tahan tubuh manusia

 

Sering tidak kita sadari bahwa tubuh memiliki daya tahan tubuh yang berfungsi untuk membentengi diri berbagai penyakit akibat serangan berbagai mikroorganisme, virus, dan racun. Apalagi di musim hujan yang ekstrim seperti sekarang, tidak jarang kita menemui orang – orang di sekitar kita yang tadinya sehat dengan penuh semangat, tiba-tiba menjadi lemah, lesu, bersin-bersin, dan demam.

 

Bahayanya lagi jika daya tahan tubuh Anda sendiri tidak siap, bisa – bisa Anda menjadi korban selanjutnya dan terbaring sakit. Kalau sudah begini, sudah bisa dipastikan seluruh jadwal pekerjaan, kuliah, atau pun kencan bakal kacau berantakan. Tentunya Anda tidak menginginkan itu terjadi.

 

Sayangnya, Anda sendiri tidak bisa menentukan dengan pasti kondisi daya tahan tubuh saat ini. Mungkin Anda bisa merasa sehat dan bersemangat, tapi itu bukan jaminan daya tahan tubuh dalam kondisi sepenuhnya baik.

 

whey protein bagi wanita
kandungan whey yang alami membuatnya mudah untuk diserap. via genesisnmc.com

 

Pola makan, gaya hidup, perubahan cuaca, dan kondisi lingkungan merupakan faktor-faktor yang turut mempengaruhi daya tahan tubuh. Terlebih lagi di musim hujan seperti sekarang di mana genangan air, suhu,  dan kelembaban udara sangat cocok untuk pertumbuhan berbagai jenis mikroorganisme di sekitar Anda. Ditambah lagi, kita sering terlalu sibuk sehingga tidak sempat untuk makan secara teratur yang berakibat tubuh tidak mendapat nutrisi yang cukup untuk membangun daya tahan tubuh.

 

Parahnya lagi, daya tahan tubuh yang lemah akan mempengaruhi tubuh Anda untuk beraktivitas. Saat mikroorganisme atau virus penyebab penyakit menyerang di dalam tubuh, Anda pasti akan merasa lesu, malas, dan lelah berkepanjangan untuk beraktivitas. Jika memang tubuh tidak siap, biasanya akan langsung mengarah pada demam atau menderita flu dengan sakit tenggorokan yang begitu menyiksa saat menelan makanan atau minum.

 

Bahkan jika daya tahan tubuh tidak pernah dijaga dan ditambah dengan gaya hidup yang salah seperti berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan dan menggunakan satu jarum suntik secara bersama-sama, Anda memiliki peluang yang besar untuk tertular virus HIV. Iya, ini berbahaya dan merugikan sekali karena kekebalan tubuh Anda akan turun sangat drastis dan sangat mudah untuk terserang penyakit.

 

Tapi tunggu dulu…

Kabar baiknya kita bisa meningkatkan daya tahan tubuh jika memang benar-benar mengusahakannya.

Kunci utama untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengendalikan apa yang Anda konsumsi. Makanan dan minuman yang dikonsumsi akan memiliki pengaruh pada kinerja fungsi tubuh, termasuk daya tahan tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan atau minuman secara teratur dan tepat, Anda akan mendapatkan kecukupan nutrisi yang mampu berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Peran whey protein untuk daya tahan tubuh Anda

 

Sebenarnya, alam telah menyediakan apa yang menjadi kebutuhan tubuh kita. Tidak perlu bingung, Anda dapat mengkonsumsi whey protein untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Whey protein merupakan suplemen herbal dari susu sapi murni yang kaya protein.

 

Whey protein memiliki fraksi protein utama yang terdiri dari alpha-lactalbumin, beta – lactoglobulin, serum albumin, lactoferrin, lactoperoxidase, dan bioaktif immunoglobulin. Fraksi protein terakhir yang bernama immunoglobulin ini merupakan antibodi penting yang dibutuhkan oleh setiap tubuh manusia. Menurut Yolken (1985) dalam jurnal Functionality Of Whey Protein (2012), immunoglobulin (Igs) disebutkan bahwa whey mampu menurunkan aktivitas mikrobia dan menetralisir racun dan virus dalam tubuh manusia.

 

Immunoglobulin merupakan antibodi yang menjaga daya tahan tubuh dengan cara menghentikan bahaya yang mucul akibat mikroorganisme patogenik (bakteri dan virus) di dalam tubuh. Ada lima jenis immunoglobulin yaitu IgA,  IgD,  IgE,  IgG  dan  IgM yang memiliki peran berbeda – beda.

 

Immunoglobulin awalnya ditransfer dari ibu pada saat kita di dalam kandungan dan pada saat mendapatkan kolostrum susu ibu pada saat pertama kali mendapatkan ASI. Pada manusia dewasa, kita bisa mendapakan Igs dari produk whey protein. Di mana dalam setiap konsumsi whey protein, Anda akan mendapat asupan immunoglobulin secara signifikan sebesar 10-15%.

 

Dalam jurnal Breakthrough Teknology Produces Concentrated Whey Protein With Bioactive Immunoglobulins, disebutkan bahwa hasil penelitian pada 20 responden dengan kondisi sehat yang mengkonsumsi whey protein ternama selama 20 hari mampu meningkatkan CD4 (jenis sel darah putih untuk melawan berbagai jenis infeksi) sebesar 16-23%.

 

Kebutuhan Protein Anda

 

Kami tahu, pasti Anda bertanya-tanya seberapa banyak harus mengkonsumsi whey protein setiap hari.

Begini, masih menurut jurnal Breakthrough Teknology Produces Concentrated Whey Protein With Bioactive Immunoglobulins, disebutkan kebutuhan protein tiap orang untuk sehari adalah sekitar 0.8 gram setiap 1 kg berat badannya. Untuk wanita dengan berat badan 125 pon membutuhkan sekitar 45 gram protein dan pria dengan berat badan 170 pon membutuhkan 62 gram protein setiap harinya.

 

Untuk mengkonsumsi whey protein, Anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk olahan minuman smoothie dan shake, seperti choconut avocado protein shake dan bikini booty protein smoothie. Olahan whey protein ini tidak hanya mudah untuk dibuat, tetapi juga lezat dan kaya nutrisi dengan 25 gram protein setiap sajiannya. Kami sarankan Anda maksimal hanya mengkonsumsi 2 olahan whey protein setiap hari saat pagi hari, sore hari, atau di antara jam makan agar ginjal Anda tetap nyaman untuk bekerja

 

Jika daya tahan tubuh merupakan bagian dari aset tubuh yang mampu membantu Anda untuk terus melakukan aktivitas yang produktif, sudah saatnya kini Anda benar-benar mulai menjaganya. Ingatlah bahwa menjaga kesehatan tubuh itu juga menjaga kebahagiaan Anda sendiri.

 

Referensi

Birsen Bulut Solak, Nihat Akin.2012. Functionality Of Whey Protein. Int J Health Nutr 2012 3(1): 1-7

David O. Lucas, Ph.D.1999. Breakthrough Teknology Produces Concentrated Whey Protein With Bioactive Immunoglobulins. Clinical Nutrition Insights Vol. 6, No. 21.

 

Supplement’s Fact : Komposisi Whey Protein Isolate Dan Prosesnya

Anda mengenal whey protein tentu seharusnya memahami whey protein isolate. Inilah komposisi dari whey protein isolate.

 

Protein adalah substansi penyusun tubuh terbanyak kedua setelah air. Faktanya, lebih dari 50% berat kering tubuh tersusun atas protein. Protein memegang peranan penting untuk menjaga, memperbaiki, dan membangun tubuh yang meliputi otot, organ, kulit, dan rambut.

 

Tetapi sayangnya kebanyakan orang tidak mengkonsumsi protein berkualitas tinggi di menu dietnya. Masih kuat anggapan di masyarakat bahwa justru proteinlah yang membuat tubuh menjadi besar dan gemuk, padahal hal ini bekerja sebaliknya. Efek samping dari kurangnya asupan protein antara lain aktivitas metabolisme terganggu, penurunan komposisi otot, pertumbuhan melambat, turunnya kepadatan tulang, penurunan daya tahan tubuh, dan lain-lain.

 

Beragam cara dilakukan orang-orang untuk mendapatkan asupan protein. Di kehidupan sehari-hari kita lebih mengenal sumber protein tinggi dari makanan berbahan dasar daging hewan, susu, dan kedelai. Tapi sebenarnya ada cara mudah untuk mendapatkan protein yang lebih murni, yaitu dengan mengkonsumsi whey protein. Whey protein merupakan pilihan suplemen protein terbaik yang mengandung asam amino lengkap yang dibutuhkan tubuh untuk tetap kuat dan sehat.  

 

Lebih jauh lagi, whey protein mengandung asam amino yang lebih banyak daripada BCAA (leucine, isoleucine, dan valine ) yang berperan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh.  Bahkan sudah banyak studi klinis yang membuktikan whey protein bermanfaat untuk pertumbuhan otot, mengontrol berat badan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Jika Anda pernah melihat penawaran produk whey protein pasti pernah menemukan whey protein isolate. Kami yakin Anda akan semakin bingung dengan banyaknya variasi produk whey protein selain whey protein isolate. Pasti akan timbul pertanyaan apa yang membedakan whey protein isolate dengan jenis whey protein lainnya jika dikonsumsi. Apakah hanya beda penamaan saja dengan kandungan yang sama? Atau bahkan hanya beda harganya saja yang lebih mahal?

 

komposisi whey protein isolate
Whey protein diciptakan tidak hanya memiliki satu jenis saja melainkan berbagai macam tipe untuk memenuhi beragam kebutuhan.

 

Gambaran Umum Whey Protein Isolate

           Whey protein isolate merupakan jenis whey protein bubuk dengan kemurnian 90-92% yang artinya lebih tinggi daripada whey protein concentrate. Whey protein umumnya diproses menggunakan teknologi microfiltrasi dan ion-exchange untuk mendapatkan kemurnian proteinnya, mengikuti kebutuhan spesifikasi produk yang dihasilkan. Whey protein isolate sendiri hampir tidak mengandung lemak dan laktosa sehingga mampu memberikan manfaat protein yang lebih maksimal.

 

    Proses Produksi Whey Protein Isolate

Menurut Reference Manual for US Whey And Lactose Products, proses produksi dimulai dari whey cair yang telah dipisahkan dari susu sapi dan sudah dipasteurisasi kemudian dibawa ke tahap pemurnian protein. Pada tahap ini terjadi proses pemisahan protein dari lemak, laktosa, dan berbagai mineral lainnya untuk mendapatkan protein yang lebih murni.

 

Ada 2 metode yang umumnya digunakan yaitu microfiltration dan ion-exchange. Kedua metode tersebut akan menghasilkan whey protein isolate dengan fraksi protein yang berbeda, sehingga penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

 

Mikrofiltrasi merupakan salah satu standar teknologi filtrasi yang digunakan pada industri pengolahan berbahan dasar susu. Pada industri whey protein isolate, mikrofiltrasi dilakukan untuk memisahkan whey cair dari kandungan lain yang terdiri dari laktosa, lemak, dan mineral.

 

Secara sederhana, mikrofiltrasi bekerja dengan cara mendorong whey cair dengan suatu gaya untuk melewati memberan filtrasi yang sangat berukuran kecil. Protein dari whey cair akan tertahan di filter dan bahan lainnya akan lolos melewati membran filtrasi. Ini proses yang penting karena pada susu murni laktosa dan lemak adalah penyusun kandungan utama dari susu murni. Jika tidak dihilangkan, lemak dan laktosa (yang tergolong ke dalam gula) akan mengurangi kemurnian protein pada whey protein concentrate.

 

Kelebihannya, microfiltrasi mampu menyaring dengan membran ukuran 0.025 µm yang artinya 2 kali lebih kecil dari membran ultrafiltrasi pada whey protein concentrate. Jadi wajar apabila whey protein isolate memiliki kandungan protein yang mencapai lebih dari 90%. Whey protein yang dihasilkan juga lebih steril karena filter mikrofiltrasi memiliki ukuran sangat kecil dibandingkan dengan bakteri dan virus. Terakhir, pemisahan dengan membran ini tidak membutuhkan zat kimia tambahan sehingga tetap menjaga kemurnian bahan baku whey protein yang alami.

 

Protein yang telah dipisahkan melalui mikrofiltrasi akan dilanjutkan ke tahap pengolahan difiltrasi. Tahap ini sebenarnya satu paket dengan mikrofiltrasi yang bertujuan untuk semakin meningkatkan konsentrasi protein dalam whey. Dialfiltrasi dilakukan dengan cara memisahkan whey dari berbagai garam dan bahan pelarut yang masih tersisa, dengan dilewatkan pada membran ultrafiltrasi sampai diperoleh whey dengan kadar protein sebesar lebih dari 90%.

 

Sementara itu, ion exchange bekerja memisahkan protein dalam whey cair dengan cara memisahkan molekul ion berdasarkan perbedaan nilai muatan permukaan antar senyawa. Secara sederhana, protein, laktosa, lemak, dan mineral lainnya memiliki ion positif atau negatif. Kemudian teknologi ion exchange bekerja dengan mengkontakkan larutan whey dengan media padat (yang disebut resin).

 

“Resin selanjutnya akan bekerja mengikat ion laktosa, lemak, dan  mineral lainnya dengan ion yang berlawanan, sehingga bisa diperoleh inti protein dari whey cair tersebut.”

 

Tahap terakhir adalah pengeringan dan pembentukan bubuk whey protein isolate. Sama seperti pada whey protein concentrate, proses ini menggunakan teknologi spray dryer. Protein ciar yang telah dimurnikan dimasukkan ke dalam spray dryer yang kemudian disemprotkan melalui bagian atomizer. Cairan whey yang disemprotkan akan dilewatkan ke dalam aliran gas panas dalam sebuah tabung sehingga kandungan airnya akan menguap dengan sangat cepat dan yang tertinggal hanyalah serbuk atau bubuk whey protein isolate yang kering dengan ukuran homogen, kadar air sangat rendah, serta kualitas gizi sangat terjaga.

 

Komposisi Whey Protein Isolate

 

Menurut Reference Manual for US Whey And Lactose Products, whey protein isolate  tersusun atas kandungan protein, lakstosa, lemak, abu, dan air. Kandungan protein dalam whey protein isolate mencapai 90-92% karena teknologi proses pemurnian yang digunakan mampu bekerja lebih teliti daripada teknologi pada whey protein concentrate. Jika dimisalkan Anda mengkonsumsi 30 gram whey protein isolate 90% dalam satu sajian shake, maka Anda telah mendapatkan 27 gram protein murni di dalamnya.

 

komposisi whey protein isolate
whey protein isolate mencapai 90-92% karena teknologi proses pemurnian yang digunakan mampu bekerja lebih teliti daripada teknologi pada whey protein concentrate

 

Sementara itu, kandungan laktosa whey protein isolate hanya sebesar 0,5-1% dan jauh lebih rendah dari laktosa pada whey protein isolate yang masih mencapai di atas 4%. Itu artinya untuk Anda yang intoleran dengan laktosa lebih lebih aman untuk mengkonsumsi whey protein isolate karena kadar laktosa yang hampir tidak ada. Selain itu laktosa yang lebih rendah juga menunjukkan kandungan gula dan kalori yang lebih rendah pada suatu whey protein. Terakhir, untuk kandungan lemak whey protein isolate hanya 0,5-1%  atau hampir tidak ada, sehingga tidak perlu takut gemuk untuk mengkonsumsinya.

 

Pada sisi komposisi fisik, whey protein isolate yang dipasarkan telah lolos uji microbiological untuk memastikan Anda aman dalam mengkonsumsinya. Standar yang telah ditetapkan mengharuskan kedua whey protein concentrate bebas dari bakteri E. Coli, Salmonella, Listeria, dan Staphylococci. Dengan demikian kenyamanan pencernaan Anda setelah mengkonsumsinya dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, warna dan rasa whey protein isolate adalah putih dan tidak berasa seperti susu murni karena proses produksi yang digunakan benar-benar mampu bekerja untuk menjaga kemurnian sifat susu sampai menjadi whey protein isolate bubuk.

 

Penggunaan Whey Protein Isolate

Pada dasarnya whey protein isolate dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh. Anda yang tidak berprofresi sebagai atlete dan tidak hobi fitnes pun bisa mengkonsumsinya untuk menunjang pertumbuhan dan menjalankan aktivitas tubuh sehari-sehari karena menurut jurnal Breakthrough Teknology Produces Concentrated Whey Protein With Bioactive Immunoglobulins, disebutkan bahwa kebutuhan protein tiap orang untuk sehari adalah sekitar 0.8 gram setiap 1 kg berat badannya.

 

Apalagi jika Anda orang yang sibuk dan butuh daya tahan tubuh yang baik untuk tetap sehat dan prima, kandungan immunoglobulin dalam whey protein isolate dapat menjadi solusinya.

 

Untuk mengkonsumsi whey protein isolate, Anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk olahan minuman smoothie atau shake karena dapat diserap oleh tubuh dalam waktu yang relatif cepat. Olahan whey protein smoothie atau shake tidak hanya mudah untuk dibuat, tetapi juga lezat dan kaya nutrisi dengan 25 gram protein setiap sajiannya.

 

“Kami sarankan Anda mengkonsumsi 2 olahan whey protein setiap hari saat pagi hari, sore hari, atau di antara jam makan agar ginjal Anda tetap nyaman untuk bekerja”

 

Tetapi, kemurnian protein dalam whey protein isolate yang lebih tinggi akan lebih bermanfaat jika dikonsumsi seorang atlet atau bodybuilder yang sering berlatih. Atlet dan bodybuilder membutuhkan latihan yang keras dan rutin sehingga memaksa otot bekerja lebih keras yang menyebabkan mengalami kelelahan dan kerusakan yang lebih daripada latihan pada umumnya.

 

Protein dari whey protein isolate dapat dikonsumsi karena kandungan protein yang tinggi akan mempercepat proses recovery otot pasca latihan. Selain itu whey protein isolate memiliki Biological Value (BV) yang berkisar 110-159, lebih tinggi dari pada whey protein concentrate yang hanya 104. Itu artinya kandungan lebih banyak asam amino dalam whey protein isolate yang diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Bahkan banyak hasil penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa konsumsi whey protein isolate dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot dengan lebih efektif.

 

Pertimbangan Saat Membeli Whey Protein Isolate

Penting untuk Anda ketahui bahwa penggunaan teknologi mikrofiltrasi dan ion exchange akan menghasilkan spesifikasi produk whey protein isolate yang berbeda. Menurut Eric D. Bastian, Ph.D., dalam publikasi Concentrating on Whey Protein Isolate,  produk WPI yang diproses dengan teknologi ion-exchange mengandung beta-lactoglobulin dan glycomacropeptide dengan kadar tinggi. Sementara itu mikrofiltrasi mengandung beta-lactoglobulin yang rendah dan glycomacropeptide yang tinggi. Anda harus benar-benar mempertimbangkan lagi sebelum mengkonsumsinya karena perbedaan spesifikasi fraksi-fraksi penyusun whey protein isolate berimbas pada manfaat yang dihasilkan.

 

Membeli suatu produk whey protein tanpa memiliki pengetahuan akan produk dan kebutuhan Anda sendiri justru bisa menjadi hal yang sia-sia. Tidak hanya buang uang tetapi juga tidak memperoleh manfaat maksimal dari produknya. Semoga ulasan kami tentang whey protein isolate kali ini bisa menjadi pengetahuan yang bermanfaat sebelum Anda mencoba mengkonsumsinya.

 

Ini Alasan Mengapa Wanita Sebaiknya Tidak Takut Mengonsumsi Whey Protein

Whey protein bagi wanita masih kurang familiar sekalipun banyak yang sudah menggunakan. Ini alasan mengapa anggapan anda selama ini salah.

 

Jika Anda seorang pemula, sudah pasti akan muncul ketakutan untuk mengkonsumsi whey protein. Ketakutan yang muncul ini tidak lain karena belum yakin apakah produk whey protein aman atau tidak. Apakah whey protein memberikan manfaat yang baik untuk tubuh atau justru membahayakan tubuh Anda di masa depan.

 

Ini adalah hal yang wajar karena di pasaran bebas banyak bermunculan produk suplemen yang tidak aman untuk di konsumsi. Selain itu, dari dalam diri Anda sendiri dan di lingkungan Anda belum memahami whey protein secara tepat. Oleh karena itu, di artikel kali ini fitnestips akan berbagi info kenapa whey protein aman untuk Anda konsumsi.

 

Bahan Baku Yang Aman

 

Kebanyakan orang takut mengkonsumsi suplemen karena bahan bakunya. Mereka takut suplemen yang mereka konsumsi terbuat dari bahan kimia buatan yang dapat membahayakan kesehatan tubuh mereka baik dalam jangka pendek atau pun jangka panjang. Padahal ada banyak suplemen herbal yang menggunakan berbahan baku alami tanpa tambahan senyawa kimia buatan sehingga aman untuk tubuh mereka yang mengkonsumsi.

 

Whey protein bagi wanita
Bahan baku utama whey protein adalah susu sapi.

 

Penting untuk Anda ketahui bahwa whey protein adalah suplemen herbal yang terbuat dari bahan alami, yaitu susu sapi murni. Whey protein merupakan byproduct yang diperoleh saat pembuatan keju. Awalnya susu murni dipasteurisasi, kemudian diambil kasein dan lemak susu untuk pembuatan keju, sehingga menyisakan whey dalam bentuk cair. Whey ini kemudian dimurnikan dari laktosa dan kandungan lainnya sehingga menjadi whey protein. Terakhir whey dikeringkan menjadi bubuk dan dikemas sehingga aman untuk di simpan.

 

Baca juga : Manakah suplemen yang tepat digunakan bagi wanita kurus?

 

Jadi sekarang Anda sudah tahu kan bahwa bahan baku whey protein adalah susu murni alami.

 

Kandungan Whey Protein

 

Whey protein berasal dari susu sapi murni dengan kandungan 80% kasein dan 20% whey. Menurut penelitian secara ilmiah, whey adalah bentuk protein yang paling murni dan tidak mengandung lemak. Whey protein termasuk ke dalam protein yang kaya karena mengandung seluruh 20 asam amino. Kandung BCAA dalam whey sangat baik untuk metabolisme di dalam otot sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh atlet dan seseorang yang aktif dalam beraktivitas.

 

Mudah Diserap Oleh Tubuh

 

whey protein bagi wanita
kandungan whey yang alami membuatnya mudah untuk diserap. via genesisnmc.com

 

Whey protein adalah produk susu sehingga mudah dicerna dan aman bagi segala usia. Whey protein berbentuk butiran protein yang nilai bioavailability lebih tinggi dibandingkan dengan putih telur sehingga digolongkan protein gold standard. Artinya whey protein lebih cepat diserap oleh tubuh karena lebih mudah dicerna dan diserap sistem pencernaan.

 

Whey Protein Isolate, dapat diserap oleh tubuh kurang dari 15 menit, sedangkan Whey Protein Concentrate diserap tubuh kurang dari 30 menit. Whey protein yang dikonsumsi pada saat sebelum atau sesudah latihan akan memberikan manfaat yang baik untuk otot. Sedangkan apabila dikonsumsi pada waktu di luar latihan, whey protein akan memberikan energi untuk tubuh.

 

Teruji Secara Ilmiah

 

Whey protein adalah suplemen yang terpercaya dan telah teruji berbagai penelitian ilmiah

 

Whey protein merupakan suplemen yang aman dan sangat mendukung untuk dikonsumsi oleh atlet dan Anda yang rutin melakukan latihan beban. Hasil penelitian para ahli dari University of Texas Medical Branch menunjukkan bahwa konsumsi whey protein setelah latihan beban dapat meningkatkan pertumbuhan otot dengan cara merangsang pembentukan protein otot.

 

Tidak hanya untuk pembentukan otot, whey protein merupakan suplemen yang aman dan mendukung program diet. Penelitian di University of Oklahoma yang dilakukan selama 10 minggu menunjukkan hasil bahwa penambahan whey protein pada kelompok yang melakukan diet dapat membatu penurunan lemak. Sedangkan pada kelompok yang mengkonsumsi whey protein dan rutin melakukan latihan, terjadi perkembangan massa otot yang signifikan.

 

Oke, sekarang Anda sudah mendapatkan ulasan kenapa whey protein aman untuk dikonsumsi sebagai suplemen protein. Jadi, udah enggak ragu-ragu untuk mengkonsumsi whey protein kan?

 

 

 

 

4 Fungsi Medis Whey Protein Yang Harus Anda Tahu

Whey protein bukan hanya berfungsi sebagai susu otot yang anda kenal. Ia pun memiliki berbagai macam manfaat secara medis.

 

Whey protein maupun Weight Gainer merupakan salah satu sumber asupan gizi sehari – hari yang sehat dan alami untuk dikonsumsi. Whey protein berasal dari protein susu sapi dengan kandungan gizi yang tinggi dan bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh. Sayangnya, whey protein masih jarang dikonsumsi karena masih minimnya pemahaman tentang suplemen ini di masyarakat. Wanita juga enggan mengkonsumsi karena mereka berpandangan bahwa whey protein hanya untuk membesarkan tubuh.

 

fungsi medis whey protein
Whey protein biasa hanya dianggap sebagai “susu otot” tanpa mengetahui puluhan manfaat lain dibaliknya

 

Faktanya, whey protein telah diakui oleh berbagai profesional medis sebagai sumber asupan gizi yang diperlukan tubuh dan bukan hanya untuk membesarkan tubuh. Whey protein memberikan asupan gizi yang tinggi tanpa menimbulkan obesitas bagi yang mengkonsumsi. Suplemen ini berperan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehingga memberikan berbagai manfaat medis bagi kesehatan tubuh seseorang. Baik pria dan wanita dapat mengkonsumsinya untuk kepentingan kesehatan, meskipun tidak aktif nge gym.

 

Berikut ini  4 fungsi medis whey protein yang harus Anda tahu.

 

  1. Mengatur Berat Badan

Whey protein merupakan nutrisi yang baik untuk membantu mendapatkan berat badan yang ideal. Penelitian dari Dr.Donald Laymen, profesor di University of Illinois menunjukkan bahwa kandungan asam amino esensial leusin pada whey protein dapat menjaga otot dan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh.

 

Selain itu, whey protein dapat memberikan rasa kenyang yang lebih baik dan membantu mengurangi rasa lapar bagi yang mengkonsumsinya. Kondisi ini terjadi karena whey protein memperlambat penyerapan glukosa ke dalam pembuluh darah dengan cara menurunkan jumlah insulin sehingga dapat menurunkan rasa lapar.

 

  1. Membantu Penyembuhan Luka

Anda hanya mendengar whey protein adalah mengenai otot dan otot. Whey protein identik dengan muscle building dsb. Tapi ada fungsi penting yang diakui didunia medis sendiri yaitu karena whey protein yang memiliki kemampuan untuk membantu tubuh meregenerasi dan memulihkan jaringan.

Setiap orang yang mengalami luka pada bagian tubuh atau pasca menjalani operasi pasti ingin segera sembuh dan mendapatkan tubuh yang nyaman untuk kembali beraktivitas secara normal. Salah rahasia untuk membantu menyembuhkan luka adalah meningkatkan konsumsi protein.

 

Kandungan protein dan asam amino dalam whey protein merupakan sarana untuk memperbaiki sel-sel yang mati karena luka dan memulai pertumbuhan kulit baru selama proses penyembuhan. Tidak ketinggalan, whey protein mengandung komponen dengan anti-mikroba pelindung properti, seperti laktoferin.

 

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Fungsi lain lagi dimana whey protein bukan hanya sekadar otot dan bodybuilding. Tapi fungsi medis dimana ia bermanfaat dalam meningkatkan kekuatan tulang anda.

Pada saat usia lanjut, seseorang memiliki peluang yang lebih besar untuk mengalami penurunan kondisi fisik tubuh. Osteoporosis atau penurunan kepadatan tulang merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul pada orang lanjut usia akibat kurangnya asupan protein sehingga mengakibatkan tubuh terasa sakit pada saat bergerak.

 

Mengkonsumsi whey protein bagi generasi muda dan manula dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kekuatan tulang dan otot. Nutrisi yang baik dan jumlah yang memadai menggunakan whey protein kualitas tinggi dapat membantu menjaga tulang dan otot yang kuat selama masa penuaan. Hasil penelitian di Boston University menunjukkan bahwa orang tua yang mengkonsumsi protein memiliki kepadatan tulang yang lebih baik pada daerah  pinggul dan tulang punggung.

Latihan beban yang cukup dan diikuti dengan konsumsi whey protein membantu juga untuk memperbaiki postur tubuh dan menguatkan tulang.

 

  1. Nutrisi bagi penderita kanker

 

fungsi medis whey protein
Penderita kanker maupun orang yang memiliki potensi untuk kanker membutuhkan nutrisi khusus. via bbc.co.uk

 

Pasien penderita kanker umumnya mengalami penurunan nafsu makan sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Asupan gizi yang kurang pada tubuh pasien dapat mengakibatkan penurunan stamina tubuh, penurunan berat badan, dan protein dalam tubuh yang lebih rendah. Padahal pasien memerlukan gizi yang baik untuk tetap beraktivitas dan mendukung jalannya proses penyembuhan penyakit kanker pada tubuhnya.

 

Whey protein dapat dijadikan pilihan yang baik untuk mendukung asupan gizi pasien penderita kanker. Whey protein berbahan dasar protein dari susu sapi yang mudah untuk diserap oleh tubuh. Suplemen ini dapat digunakan sebagai asupan gizi bagi penderita kanker karena terdiri dari 80% kasein dan 20% whey. Whey merupakan bentuk protein yang paling bergizi di antara suplemen protein lainnya dan telah terbukti secara ilmiah. Keunggulan lainnya, whey protein mudah untuk dikonsumsi dengan ditambahkan pada makanan atau minuman tanpa mempengaruhi rasa. Bagi mereka yang memiliki tubuh kurus dapat menggunakan versi lain dari whey protein yaitu weight gainer.

 

Khusus bagi yang memiliki kanker, whey protein hanya sebagai nutrisi penunjang dan tidak digunakan untuk tujuan pengobatan.

 

Whey protein tidak hanya bermanfaat bagi pembangunan massa otot dan dikhususkan untuk kaum pria, namun juga untuk manfaat medis lainnya. Whey protein juga sangat bermanfaat untuk menunjang bagi wanita yang kurus maupun wanita yang gemuk dengan berbagai macam tujuan diet anda.

 

Kini Anda sudah tahu manfaat whey protein secara medis yang sesungguhnya. Jadi tidak ada lagi alasan untuk takut mengkonsumsi whey protein karena dapat membuat tubuh menjadi besar. Pastikan Anda mengkonsumsi sesuai dengan aturan konsumsi yang dianjurkan dan bila perlu dikonsultasikan dengan dokter Anda. Gunakan dengan bijak dan sesuaikan dengan diet dan waktu latihan.