Mengapa Diet Yang Dijalankan Selalu Gagal?

Tentu anda penasaran kenapa sering gagal diet ditengah jalan kan? Atau mengapa berat badan kembali setelah diet dijalankan. Baca ini

Diet bukan suatu hal yang dapat anda lakukan dalam waktu singkat dan mendapat manfaat selama – lamanya. Tanpa konsistensi, sebuah diet hanya bersifat mengurangi makan dan menurunkan banyak kilogram berat badan serta berharap tidak kembali lagi.

Banyak ditemukan terutama bagi beberapa wanita ketika ia mengenal sebuah pola diet fat loss yaitu mengkondisikan tubuh agar mengalami defisit kalori.

Wanita berlomba – lomba untuk mengurangi makan sebanyak – banyaknya. Berpikir bahwa semakin banyak makanan yang ia kurangi maka defisit kalori harian menjadi semakin besar.

Mengesampingkan kebutuhan awal yaitu menyehatkan tubuh, mereka cenderung mencari cara diet cepat yang juga instant.

Seperti sudah ditebak akhirnya berat badan kembali normal atau malah lebih berat dari sebelumnya. Kenapa? Anda bosan dan stres. Sehingga melampiaskannya kembali dalam bentuk makanan – makanan yang justru sangat merugikan tubuh. Padahal tingkat stres sangat mempengaruhi pola diet.

Berikut ada 5 alasan mengapa anda selalu gagal diet :

  1. Diet anda bersifat temporary, dan bukan merupakan kebiasaan

Sama seperti sebuah tattoo, ketika ia hanya sebuah temporary maka sewaktu – waktu bisa saja terhapus dan menghilang. Jika ia sudah permanen maka akan sulit sekali hilang.

 

Apapun pilihan pola diet anda, pilihlah sesuai kebiasaan harian. Karena sekali lagi tidak ada diet yang paling baik dan menjanjikan hasil terbaik bagi setiap orang.

 

Sebagai contoh, jika anda terbiasa membawa bekal ke kantor atau ke kampus atau saat beraktifitas kemanapun maka pilihlah pola makan yang menganjurkan pola makan sebanyak 6x sehari dengan 3x makan utama dan 3x snack.

 

Pola diet seperti ini juga memiliki kelebihan yaitu meningkatkan metabolisme anda.

 

Contoh lain jika anda punya kebiasaan selalu melewatkan sarapan dan tidak terbiasa memiliki pola makan rutin anda bisa memilih pola diet Intermittent Fasting. Dimana pada pola diet ini anda dianjurkan untuk puasa dan memiliki jendela makan.

 

  1. Tidak sabar

Tubuh anda membutuhkan proses ketika ia merubah pola makan. Biasa tubuh mulai memperlihatkan hasil pada 1 bulan pertama anda menjalani diet.

 

Namun seringkali banyak pola orang yang berhenti pada minggu kedua maupun ketiga karena merasa tidak mendapatkan hasil apapun.

 

Kembali lagi ke atas, anda tidak menikmati proses diet karena tidak sesuai dengan kebiasaan.

 

  1. Mencoba berbagai macam diet dalam 1 waktu

Setiap menjalani pola diet anda harus menjalankannya sampai selesai. Tiap pola diet yang baik tentu memberikan anjuran waktu yang harus dijalani sehingga hasil dapat maksimal.

 

Rasa penasaran dengan pola diet yang lain hanya karena ikut – ikutan biasa mengundang seseorang untuk mengubah pola dietnya.

 

Sehingga banyak sekali hasil pola latihan yang harusnya mampu membuahkan hasil namun tidak membuahkan apapun karena anda membangun sebuah kebiasaan baru.

 

  1. Menggunakan obat diet secara berlebihan

 

Kami lebih suka menyebut obat diet dan bukan suplemen karena komposisinya yang tidak sesuai dengan kriteria suplemen. Dimana obat – obat diet ini merupakan obat berbahaya berkedok suplemen.

 

Kegagalan diet bukan hanya berarti tidak berhasil menurunkan berat badan.

 

Penggunaan obat diet akan sangat membantu anda menurunkan berat badan dengan menghilangkan kadar cairan dalam tubuh.

 

Tubuh akan kehilangan massa cukup drastis dalam jangka waktu yang sangat singkat. Namun terjadi penurunan kualitas organ – organ tubuh.

 

Sekali lagi, “being fit women” merupakan prioritas kami terhadap progress anda.

 

Baca juga : Tips memilih suplemen yang tepat sesuai kebutuhan

 

  1. Memakan hanya 1 atau 2 jenis makanan saja

Diet yang baik adalah diet yang seimbang. Sekalipun memang ada beberapa pola diet yang lebih mengutamakan salah satu nutrisi tertentu seperti paleo diet namun keseimbangan nutrisi tetap menjadi prioritas.

 

Makronutrien berupa karbohidrat, protein, lemak serta mikronutrien berupa vitamin maupun mineral harus terpenuhi setiap harinya sesuai dengan kebutuhan masing – masing.

 

Sehingga bagi anda yang memiliki kecenderungan slow metabolism maka anda dapat mengurangi asupan karbohidrat harian dan mengalihkannya ke sumber protein. Namun bukan berarti anda tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali.

 

Cara diet cepat yang instant tidak akan membuahkan hasil jangka panjang yang memuaskan. Berbalik dari yang anda harapkan, diet yang kurang baik justru menawarkan hasil yang tidak tahan lama bahkan mengorbankan kesehatan organ tubuh.

 

Prioritaskan selalu pada kesehatan maka bentuk tubuh akan mengikuti dengan sendirinya.