Kenal Lebih Dekat Tentang Kardio

Kardio terdiri dari berbagai macam jenis dan dipisah berdasar intensitasnya

Kenal Lebih Dekat Kardio

Kita umumnya mengenal 2 jenis latihan, yaitu latihan beban (anaerobik) dan latihan kardio (aerobik). Latihan kardio mudah dan banyak dijumpai dalam kehidupan sehari – hari seperti berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda dengan intensitas rendah – sedang. Aktifitas kardio (aerobik) sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung serta membantu proses menurunkan kadar lemak tubuh. padahal masih terdapat banyak istilah dan pola kardio lain.

1. Low Intesity Cardio

Low intensity cardio jenis ini dapat dilakukan setiap hari atau bahkan hampir sepanjang hari. Latihan kardio ini merupakan jenis latihan yang paling mudah karena dapat dilakukan dimanapun seperti jalan kaki, bersepeda santai, dsb.

Salah satu manfaat dari jenis latihan ini adalah membantu membakar kalori untuk tetap menjaga bentuk tubuh. Anda tidak perlu takut untuk melakukannya karena resiko cidera pada otot tergolong rendah dan proses recovery yang relatif mudah dan cepat.

2. Moderate Intensity Cardio

kenal lebih dekat dengan kardio
via fitnessmott.blogspot.com

Jogging atau berenang merupakan kardio yang sangat digemari karena olahraga yang mudah dan murah. Latihan jenis ini membutuhkan lebih banyak energi dibanding yang jenis Low Intensity sehingga Anda tidak dapat berlatih sesering latihan low intensity cardio karena membutuhkan waktu lebih lama untuk proses recovery.

 Jika ingin menurunkan berat badan, Anda dapat menjalankan latihan moderate intensity cardio sebanyak 4 – 6 kali per minggu dalam waktu 20 – 30 menit untuk setiap sesi. Hal ini dikarenakan pada rentang waktu tersebut gula darah mulai habis terbakar dan tubuh mulai menggunakan lemak sebagai asupan energi.

 3. High Intensity Cardio

Secara sederhana, jenis latihan kardio ini dilakukan dalam tempo singkat dengan intensitas maksimal. Umumnya latihan ini dilakukan dengan menggabungkan berlari dengan latihan interval atau berlari naik turun.

Latihan kardio dengan intensitas tinggi paling maksimal untuk membakar lemak karena latihan ini tidak hanya membakar lebih banyak kalori tetapi juga meningkatkan metabolisme setelah selesai latihan (afterburn effect). Jika Anda ingin membakar lemak atau membentuk tubuh, latihan ini sebaiknya cukup dilakukan 2 kali seminggu karena menguras lebih banyak tenaga dan menghindari terjadinya cidera.

Itulah 3 pemahaman dasar tentang latihan kardio yang fitnestips bahas kali ini. Kami mencoba membahasnya secara sederhana dengan harapan Anda menjadi lebih mudah untuk memahami dan mulai berlatih sesuai dengan tujuan yang ingin Anda capai. Selamat mencoba