Mengapa Stress Mampu Merusak Program Fitness Anda

Mengapa tingkat stres justru menjadi hal yang perlu anda perhatikan sebagai faktor kegagalan diet anda.

pengaruh stres

Tahukah Anda bahwa stres memiliki peranan yang sangat besar terhadap KEGAGALAN program diet Anda ?

Tahukah bahwa pola diet yang ternyata tidak cocok mampu meningkatkan stres yang pada akhirnya berbuah kegagalan?


Tahukah bahwa sebenarnya ketika otak Anda berpikir Anda sedang berdiet maka tingkat stres sudah meningkat?

Kami menjawabnya untuk Anda……

.

Stres, termasuk dalam definisi fitness. Dimana bagi kami fitness terdiri dari latihan fisik, nutrisi, istirahat, serta kesehatan mental. Stress berada pada bagian kesehatan mental atau pikiran. Tidak ada mana yang lebih bagus karena tiap aspek memegang peranan tersendiri dengan saling mendukung.

 

Bukan tidak mungkin seorang fitness enthusiast bisa gagal dari segala macam program diet hanya karena kurang istirahat atau banyak pikiran yang pada akhirnya akan mengganggu fokus.

 

Mungkin hal ini pernah anda alami, dimana anda sedang fokus untuk membaca sebuah buku atau sedang belajar. Namun secara tiba – tiba pacar membalas chat anda daritadi siang. Setelah itu anda keasikan membalas dan lupa sudah membaca sampai mana. Bahkan bukan tidak mungkin anda tidak meneruskan membaca buku tadi. Inilah yang disebut distraksi.

Sama halnya juga dengan program diet yang anda jalankan. Bukan tidak mungkin dalam perjalanan program diet anda stress datang sebagai distraksi.

Bayangkan jika program Anda gagal dan… mulai dari nol.

Betapa banyak waktu, materi yang disia – siakan hanya karena distraksi yang justru merusak program diet.

 

Namun perlu diketahui bahwa stress dan pola diet merupakan sebuah proses 2 arah dimana orang dengan tingkat stress yang baik mampu mengontrol pola makannya, dan orang dengan pola makan yang baik terbukti memiliki tingkat stress yang rendah.

.

Seseorang dengan pola makan yang seimbang dan nutrisi cukup terbukti mampu memiliki tingkat stress yang rendah ketimbang mereka yang memiliki pola makan buruk. Hal ini dikarenakan orang yang memiliki pola makan seimbang mampu menghadapi sumber stress (stressor) dengan lebih baik dan lebih tenang.

.

Tahukah Anda bahwa :

  1. Seseorang yang makan terlalu sedikit justru akan menjadi jauh lebih stres dan,
  2. Orang dengan tingkat stres yang tinggi justru menjadi overeating

Seperti sebuah alur yang mengerikan bukan ?

Anda mulai diet – pemahaman akan diet yang minim – Anda memilih untuk diet sangat rendah kalori – peningkatan kortisol – stres – overeating – gagal diet – berpikir untuk mulai diet kembali.

Ini seperti sebuah alur yang tidak akan pernah berhenti jika Anda tidak memahami kunci penting bagaimana memahami pola pikir Anda sendiri.

 

.

Makanan, Stres, dan Hubungan Keduanya

Stress bukan suatu hal yang dapat anda tolak. Setiap hari anda menghadapi stress yang cukup tinggi terutama pada mereka yang tinggal didaerah perkotaan padat penduduk.

 

Pada artikel kali ini kami akan secara membahas bagaimana stress sebaiknya diatur saat anda menjalani program diet, sehingga apapun stressor yang anda hadapi diet tetap harus berjalan dengan baik.

 

  1. Makanan adalah makanan

Apa maksudnya? Makanan disini merupakan makanan dan bukan pelampiasan. Kerap kali Anda ingin memakan makanan yang enak selama seminggu sekali dengan jumlah yang luar biasa banyak. Dengan pembenaran bahwa ini hal yang wajar karena telah menjalani diet extra ketat.

 

Hal yang menjadi masalah disini adalah, Anda belum terlalu memahami pola diet milik Anda sendiri. Diet bukan berarti Anda tidak boleh memakan makanan yang Anda sukai (memiliki kadar lemak tinggi dan kalori tinggi), namun hanya membatasi jumlahnya.

 

Bagaimanapun diet fatloss adalah kalori masuk < kalori keluar. Sejauh Anda memastikan bahwa makanan yang Anda asup tidak berlebihan, tidak jadi masalah untuk mengonsumsi pizza, burger, es krim, dan lain sebagainya.

 

Mulai program diet fatloss Anda sekarang.

  1. Alihkan stres bukan pada makanan

80% lebih orang akan menggunakan makanan sebagai pelampiasan akan stres. Berbagai macam stres dapat menimpa setiap orang, baik itu dari pekerjaan, pasangan, jalanan, dan berbagai macam stressor lainnya.

Hentikan menggunakan makanan sebagai pengalihan stres karena makanan hanya akan memberikan kepuasan di awal namun memberi masalah baru.

  1. Fokus pada goal

Di awal sebelum menjalani rutinitas latihan Anda sudah memilih sebuah goal. Dimana dengan adanya sebuah goal Anda memahami tahapan apa saja yang harus dilakukan. Dengan adanya goal , paparan stressor yang tinggi pun tidak mampu membuat Anda terusik. Kecuali, niat Anda yang tidak terlalu besar di awal.

Related : Motivasi sebelum memulai “fitness journey” Anda sendiri.

 

Refrensi :

Bond University. “New study investigates impact of stress on diet failure”. 2015

Vicennati V, et al. “Stress-Related Development of Obesity and Cortisol in Women,” Obesity (Sept. 2009): Vol. 17, No. 9, pp. 1678–83

Comments

comments

Leave a Reply