Program Manakah Yang Terbaik : HIIT atau LISS ?

Jogging atau sprint? Masih bingung perihal ini? Baca disini

HIIT atau LISS

Salah satu metode latihan atau olahraga yang dikenal adalah latihan kardio. Kardio adalah latihan untuk meningkatkan kemampuan cardiorespiratory agar mampu bekerja lebih baik. Jenis latihan kardio pun ada banyak sekali, misal lari, berenang, senam aerobic, zumba dll.

 

Baca juga : Kenali lebih jauh tentang berbagai macam program cardio

 

Latihan jenis ini pun sering dianggap banyak orang sebagai latihan yang mampu membantu proses penurunan berat badan. Karena bisa dilakukan dengan cara intensitas tinggj (HIIT) dan rendah (LISS). Kemudian yang menjadi pertanyaan, manakah metode yang efektif untuk fat loss?

Sebelumnya mari kita pahami pengertiannya satu per satu.

HIIT adalah High Intensity Interval Training atau latihan interval ntensitas tinggi sangat bermanfaat, karena intensitasnya yang tinggi dan waktu istirahat yang singkat, menuntut untuk cepat beradaptasi. Sedangkan LISS adalah Low Intensity Steady State atau latihan dengan intensitas yang rendah. Karena intensitasnya yang tidak setinggi HIIT, maka waktu yang dibutuhkan lebih lama daripada HIIT.

 

Baca juga : Q&A anda sebelum memulai berlatih beban.

 

Kedua metode ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

HIIT: Keuntungan

  • Memerlukan waktu singkat, tidak terlalu perlu waktu lama
  • Mendapatkan afterburn effect (EPOC) yamg berarti pembakaran kalori tetap terjadi setelah selesai masa latihan
  • Lebih banyak menggunakan otot untuk bekerja, sehingga menjaga massa otot agar tidak loss
  • Meningkatkan kekuatan otot karena otot banyak telibat

Tetapi HIIT juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu

  • Tidak cocok bagi mereka yang obesitas dan jarang olahraga
  • Kurang cocok untuk latihan endurance karena waktu yang singkat
  • Memiliki resiko cedera yang lebih tinggi jika tidak dilakukan dengan tepat

 

HIIT maupun LISS dapat diterapkan tidak hanya pada aktifitas kardio melainkan pada latihan beban juga
HIIT maupun LISS dapat diterapkan tidak hanya pada aktifitas kardio melainkan pada latihan beban juga

 

Lalu untuk LISS, benefitnya adalah

  • Cocok untuk orang yang baru mulai olahraga, orang yang obesitas, dan orang yang sudah cukup lanjut usianya
  • Memakan waktu yang panjang sehingga cocok bagi mereka yang senang menikmati olahraga dalam waktu lama
  • Bagus untuk atlet atau orang yang ingin meningkatkan kemampuan endurance, seperti maraton

Di sisi lain LISS juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu

  • Waktu yang panjang sehingga tidak cocok bagi yang tidak memiliki waktu
  • Bagi yang ingin menurunkan berat badan, akan mengalami masalah karena menurut studi Wilson, et al., mereka yang melakukan LISS hanya mengalami penurunan berat badan sementara karena metabolisme tubuh telah beradaptasi
  • Resiko mengalami penyusutan otot karena otot tidak banyak teraktivasi seperti HIIT

 

Jadi metode mana yang terbaik? Tergantung tujuan anda dalam berolahraga. Pada intinya, lakukan dua metode diatas secara kombinasi, maka anda akan mendapatkan manfaat yang luar biasa.

 

Sumber:

  1. http://www.simplyshredded.com/cardio-for-fat-loss-high-intensity-interval-training-cardio-vs-low-intensity-steady-state-cardio.html
  2. http://www.thefitologyway.com/hiit-vs-liss-cardio/
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22002517

Comments

comments

Leave a Reply