[Must Read] Penyebab Utama Sugar Craving !

 

               Camilan terkadang menjadi teman setia anda menemani deadline di kantor atau mengusir suntuk. Pertama mungkin hanya 1 atau 2 potong kue yang anda habiskan namun lama kelamaan anda butuh dari sekadar 1 atau 2 potong tadi. Anda membutuhkan lebih banyak dan lebih sering.

 

               Mengkonsumsi gula mampu membuat seseorang kecanduan seperti mengkonsumsi narkoba. Kondisi ini umumnya disebut dengan sugar craving. Setiap hari kita akan terus teringat kelezatan akan cemilan-cemilan dan minuman manis yang pernah dikonsumsi.

 

Tidak berhenti di sana, kita akan semakin terpacu untuk semakin sering mengkonsumsi produk-produk berpemanis lainnya karena terbayang kepuasaan dan kesenangan setelah mengkonsumsinya.

 

Adiktif sekali…

 

Hal ini tidak lain dikarenakan adanya pelepasan hormon endorphin saat seseorang mengkonsumsi makanan dan minuman berpemanis. Hormon ini merupakan narkotika alami yang ada di otak dan bekerja untuk memberikan suasana senang serta meredam stres. Jadi jika kita mengkonsumsi gula demi kesenangan semata, kebiasaan itu sama saja bom waktu yang tinggal menunggu waktu untuk menghancurkan kesehatan tubuh Anda sendiri.

 

               Penyebab Sugar Craving

 

Penggunaan gula yang berlebihan sangat membahayakan. Padahal makanan sehari - hari kita penuh dengan gula
Penggunaan gula yang berlebihan sangat membahayakan. Padahal makanan sehari – hari kita penuh dengan gula

 

               Kami yakin bahwa kita pasti akan menyalahkan kebiasaan ngemil sebagai faktor utama penyebab munculnya sugar craving. Tapi ternyata ngemil bukanlah faktor utama yang menyebabkan seseorang kecanduan mengkonsumsi makanan dan minuman berpemanis secara berlebihan. Kebiasaan ngemil tidak muncul begitu saja, karena ada beberapa penyebab di belakangnya.

 

  •         Salah Diet

              

Sudah jadi persepsi umum di masyarakat bahwa diet itu tidak makan atau makan dengan sedikit sekali. Seperti sudah pada ulasan – ulasan sebelumnya, sayangnya itu adalah persepsi yang salah.

 

Baca juga : 2 hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai diet

 

               Diet yang benar adalah mengkonsumsi makanan sesuai kebutuhan aktivitas sehari-hari. Di dalam program diet, seseorang tetap mengkonsumsi karbohidrat, protein, sayuran, dan cemilan yang porsi telah diperhitungkan agar tidak melebihi kebutuhan energi harian untuk beraktivitas. Dengan asupan makanan yang tepat ini diharapkan tidak ada kelebihan kalori yang akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.

 

Tapi akibat persepsi yang salah di awal tadi justru membuat orang – orang melakukan diet dengan rendah karbohidrat dan rendah protein karena dianggap memicu lemak. Ini justru menjadi kombinasi sempurna untuk memicu munculnya kebiasaan ngemil produk berpemanis. Pada saat kekurangan karbohidrat dan protein, insulin akan tetap bekerja seperti biasa dan tubuh mengirimkan sinyal kekurangan glukosa pada otak.

 

Akibatnya, seseorang akan mudah untuk merasa lapar sebelum jam makan dan tertarik untuk ngemil yang manis-manis. Jika diteruskan lama-lama seseorang akan mengalami sugar craving.

 

  •          Kebanyakan Mengkonsumsi Karbohidrat  

 

Karbohidrat yang cukup itu baik, tetapi jika berlebihan justru berbahaya.

 

Mungkin ini istilah orang Indonesia, “kalau belum makan nasi belum makan namanya”.

 

Ternyata mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan tidak hanya akan diubah sebagai lemak dalam tubuh tetapi juga mampu memicu sugar craving. Mudah sekali untuk membuktikannya, Anda bisa melihat orang – orang terdekat yang makan nasi yang begitu banyak tapi justru tetap ngimil sebelum jam makan berikutnya.

 

Penyebabnya, pada saat seseorang mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan maka gula darah akan menjadi tinggi. Kondisi ini memicu insulin bekerja jauh lebih keras untuk menstabilkan gula darah. Tapi setelah itu yang umumnya terjadi justru gula darah menjadi sangat rendah sehingga memicu sinyal lapar lagi pada otak. Kondisi yang terjadi justru Anda semakin ingin ngemil yang manis-manis untuk menaikkan kadar gula darah tubuh.

 

Jika Anda ingin kenyang lebih lama, maka solusinya dengan meningkatkan asupan protein harian. Daging ikan, daging ayam tanpa lemak, dan daging ayam tanpa lemak bisa merupakan sumber protein hewani yang berkualitas. Atau Anda bisa mengkonsumsi whey protein dalam bentuk minuman shake, pancake, maupun cookies.

 

Whey protein sendiri bukan hanya sekadar minuman yang dikenal untuk dikonsumsi selepas latihan, tapi juga dapat menjadi bahan makanan yang sehat karena proteinnya yang tinggi.

 

  •          Stres

 

Stres identik dengan makan dan ngemil. Siapa yang tidak mengakui?
Stres identik dengan makan dan ngemil. Siapa yang tidak mengakui?

 

Tiap orang pasti pernah mengalami stres. Buat mahasiswa, tekanan tugas yang bertubi-tubi sering membuat pikirannya jenuh karena hanya bisa fokus menatap tugas kuliah bahkan sampai lupa untuk berolahraga. Tidak ketinggalan para profesional yang bisa bekerja lebih dari 8 jam sehari untuk menyelesaikan pekerjaan dari perusahaan. Atau yang sering terjadi sekarang, putus cinta.

 

Ternyata stres tidak hanya membuat seseorang menjadi gelisah, jenuh, atau tidak bisa mengerjakan sesuatu dengan maksimal. Stres juga bisa membuat Anda ketagihan untuk mengkonsumsi makanan yang manis-manis. Coba amati diri Anda sendiri atau sekeliling Anda pada saat stres. Pelarian termudah adalah dengan makan cokelat, es krim, minuman soda, kopi, dan berbagai produk berpemanis lainnya.

 

Baca lebih lengkap mengapa stress merusak program anda disini.

 

Iya, stres bisa memicu sugar craving seseorang. Pada saat stres seseorang akan kehilangan energi untuk mengendalikan apa yang ada di pikirannya. Pada saat yang bersamaan, tubuh akan melepaskan hormon Glukokortikoid.  Hormon ini akan beredar dalam darah dan bertugas untuk memicu rasa lapar. Tujuan rasa lapar ini berguna untuk mengembalikan energi yang sebelumnya hilang pada saat mengalami stres. Parahnya, jika seseorang tidak punya manajemen stres yang bagus maka pelariaanya hanya mengkonsumi berbagai produk berpemanis untuk mengatasi kejenuhan aktivitas sehari-hari dan tanpa disadari tubuhnya telah menjadi timbunan kalori.

 

Kini kita sudah tahu kenapa seseorang atau diri kita sendiri bisa begitu ketagihan jika mengkonsumsi cemilan dan minuman yang berpemanis. Tapi tahu saja  tidak cukup karena perlu tindakan-tindakan nyata untuk menekan potensi munculnya sugar craving dalam diri Anda. Anda bisa mulai mengangkat beban di rumah atau gym secara rutin 2-3 kali seminggu karena workout mampu membantu pelepasan hormon endhorpin yang membuat perasaan menjadi bahagia.

 

Ingat juga bahwa apa yang terjadi di tubuh kita di masa depan ikut dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi saat ini. Anda bisa memulai untuk mengkonsumsi berbagai pilihan makanan sehat untuk menekan kebiasaan ngemil makanan berpemanis. Makanan tersebut mengandung karbohidrat yang cukup dan kaya protein sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih berkualitas. Dan tidak ketinggalan sudah diperhitungkan kandungan kalorinya sehingga lebih mudah untuk mengontrol jumlah kalori yang dikonsumsi per harinya. Lalu, mau mulai hari ini atau besok (lagi)?

 

Comments

comments

Leave a Reply