Smart FatLoss : Pelajari Bagaimana Peranan Hormon Dalam Program Fatloss Anda

atur ulang hormon tubuh anda

Atur Ulang Hormon Anda Dan Jadikan Diet Fatloss Lebih Mudah

 

Kami percaya bahwa pola hidup sehat bukan hanya masalah semangat dan konsistensi disertai motivasi tinggi yang membara. Diet dan pola latihan yang tepat juga harus disertai oleh pemahaman fisiologis bagaimana tubuh anda bekerja. Ini yang kami namakan diet cerdas.

 

Berbagai tips menurunkan berat badan untuk wanita sudah dicoba namun hasil masih dapat dibilang nihil.

 

Memahami bahwa setiap manusia memiliki keunikannya sendiri – sendiri maka kami menyadari bahwa sebenarnya tentu ada perbedaan cara latihan dan cara diet bagi pria maupun wanita.

 

Ketika anda menjalani sebuah program apapun itu, hormon – hormon manusia akan sangat berperan didalamnya. Sebagai contoh adalah hormon yang berperan dalam progress latihan seorang pria yaitu hormon testosterone.

 

Hormon testosterone ini adalah hormon yang membuat pria menjadi seorang pria. Mengapa? Karena ini merupakan hormon reproduksi yang dimiliki pria. Kandungan yang dimiliki pria akan sebuah hormon testosterone juga sangat besar.

 

Hormon inilah yang menjadi alasan mengapa seorang pria dapat memiliki sebuah otot yang jauh lebih besar dari wanita. Ini karena wanita hanya memiliki sedikit sekali hormon testosterone, alasan mengapa wanita tidak seharusnya takut untuk memulai berlatih beban.  

 

Namun bagaimana dengan wanita?

 

Nah sebelum mengenali leptin lebih jauh, ada baiknya anda mengenali berbagai macam hormon yang juga memiliki peranan penting dalam kehidupan fitnes anda sehingga ini dapat menjadi tips menurunkan berat badan untuk wanita yang baik.

 

  1. Hormon Cortisol dan Serotonin

 

Pernah anda berpikir ketika anda merasa stres yang sangat di pekerjaan atau dilingkungan tempat anda hidup ada keinginan dan dorongan yang luar biasa untuk menenggelamkan diri di snack – snack seperti keripik kentang, atau coklat – coklat manis?

 

Ini merupakan bentuk kompensasi dari kalenjar adrenal yang memproduksi hormon cortisol. Dimana hormon ini memiliki peran untuk respon tubuh berupa “flight or fight”.

 

Tubuh sangat memahami proses “fight or flight” yang bahkan diterapkan juga dalam keputusan seseorang untuk makan.

 

Yaitu sebuah respon tubuh yang menentukan apakah anda ingin bertahan dari stress yang menimpa atau menyerah.

 

Seringkali, agen cortisol ini masih tersedia cukup banyak ditubuh. Lalu bagaimana dampaknya?

 

Ada keinginan craving yang begitu besar dalam diri anda. Keinginan untuk craving akan makan makanan tinggi gula dan karbohidrat. 

 

Ini suatu hal yang berbahaya karena tanpa disadari anda makan lebih banyak. Ujung – ujungnya? Penumpukan lemak berlebih di bagian – bagian tertentu seperti paha, perut, maupun lengan pada wanita.

 

Sedangkan serotonin berlaku sebaliknya, ia meredakan emosi anda dan memiliki penekan nafsu makan alami.

 

Bagaimana cara memaksimalkan produksi serotonin ketika cortisol masih terlalu banyak dalam tubuh?

 

Konsumsi makanan – makanan berserat tinggi seperti pada sayur – sayuran. Otak anda menggunakan vitamin B untuk memproduksi serotonin. Mencukupi kebutuhan tidur anda juga sangat cukup membantu proses terbentuknya serotonin.

 

Memahami bahwa peran hormon ini sangat penting maka anda dapat memahami betapa tingkat stres sangat mempengaruhi pola diet anda. Hal ini pulalah yang seharusnya menjadi penting ketika anda ingin memilih sebuah suplemen pembakar lemak.

 

Pilihlah suplemen pembakar lemak yang mampu menekan nafsu makan anda secara alami dengan menyeimbangkan mood sehari – hari. 

 

  1. Hormon Insulin

 

Hormon yang sudah sangat – sangat dikenal di masyarakat. Banyak tips – tips menurunkan berat badan yang mengandalkan insulin sebagai kunci utama dalam mendapat tubuh ideal.

 

Hormon insulin bekerja bersamaan dengan adanya gula darah dalam pembuluh darah. Ketika anda makan sesuatu gula darah akan masuk ke tubuh dan tubuh meresponnya dengan mengeluarkan insulin.

 

Insulin ini akan berperan dalam menyediakan sumber energi bagi tubuh. Dimana ia mampu mengalirkan gula darah sebagai sumber energi maupun menyimpannya sebagai cadangan energi (lemak).

 

Namun pada beberapa kasus, terutama pada kegemukan atau rendahnya aktifitas fisik dapat mengarah pada resistensi insulin.

 

Suatu kondisi dimana anda tidak mampu menyadari bahwa gula darah sudah cukup berada di dalam tubuh dan tubuh tidak mau meresponnya dengan mengeluarkan insulin. Apa dampaknya?

 

Tubuh akan memberi sinyal bahwa ia membutuhkan energi. Padahal bahan bakar berupa gula sudah ada di darah, namun tidak terbawa oleh insulin karena produksinya yang tidak ada.

 

Hasilnya? Tubuh memberi respon dengan membutuhkan makanan lebih banyak dan lebih manis lagi. Suatu lingkaran setan yang sangat merugikan tubuh.

Sebelum anda memiliki resistensi terhadap insulin, baca juga :

 

  • Peranan latihan beban dalam tubuh anda
  • Q&A sebelum mulai berlatih beban

 

  1. Hormon Leptin & Ghrelin

 

Hormon ketiga dimana ia mampu memiliki peran yang tidak kalah penting dari berbagai macam hormon – hormon diatas.

 

Hormon leptin tidak lepas dari hormon ghrelin, dimana ia bekerja hampir sama seperti pada Kortisol & Serotonin.

 

Leptin dan ghrelin merupakan 2 hormon yang memiliki peran cukup besar dalam mengendalikan napsu makan. Ketika kita lapar, kita dituntut untuk makan lebih banyak. Dimana ketika kita makan lebih banyak maka tubuh akan mempertahankan berat badan atau menambah berat badannya.

 

Leptin merupakan hormon utama yang disekresi oleh sel lemak. Hormon ini berperan untuk menurunkan nafsu makan.

 

Sedangkan pada ghrelin, ia disekresi oleh permukaan usus. Dimana ghrelin memiliki peran untuk meningkatkan napsu makan.

 

Bagaimana Leptin Bekerja?

 

Leptin bekerja berhubungan dan berkorelasi dengan massa lemak. Semakin banyak lemak yang anda miliki maka semakin banyak leptin yang disekresi. Sehingga seharusnya semakin sedikit juga jumlah makanan yang dimakan atau untuk mencegah nafsu makan.

 

Pelajari juga bagaimana memaksimalkan  produksi leptin.

 

Hormon jelas memiliki peranan yang sangat penting dalam proses anda. Namun bagi anda yang belum memahami bagaimana memulai dan merencanakan pola diet akan lebih baik anda belajar dulu bagaimana menyusun sebuah pola diet yang tepat bagi wanita.

 

 

Comments

comments

Leave a Reply