“Flexible Diet” Menurut Expert

Flexible diet dianggap diet yang boleh makan apa saja yang anda suka. Bagaimana tanggapan ahli terhadap pola makan ini?

flexible diet

 

Pada panduan diet fatloss pemula, kami menggunakan flexible dieting sebagai prinsip utama bagi anda saat menjalani pola diet. Inti dari diet ini adalah pada manajemen kalori tanpa tidak terlalu memperhatikan jenis makanan yang masuk. Hanya fokus pada jumlah yang masuk sekalipun kami juga menganjurkan bagi anda untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi lemak buruk.

 

Sebuah diet ketika dipublikasikan jelas akan banyak mengundang pro dan kontra, sebagian orang akan merasa cocok dengan flexible dieting tapi sebagian pasti tidak setuju dengan hal ini. Sekali lagi, diet bukan hal yang dapat anda paksakan kepada setiap orang karena pemilihan cara diet bergantung pada kebiasaan seserang.

 

Di kesempatan ini kami berkemsempatan mewawancarai Abednego Santoso, seorang ahli gizi sekaligus pengarang buku..

 

Simak pendapatnya tentang flexible dieting.

 

Sebelum lebih jauh, apa arti diet sebenarnya?

 

Personally bagi saya pribadi , jikalau membahas diet seolah tidak ada habisnya.

 

Kita dapat melihat banyaknya produk dan program diet bermunculan yang menklaim bahwa program/ dietnya yang terbaik, biasanya juga disertai dengan testimonial yang sangat meyakinkan di mana dalam periode waktu yang cukup singkat perbedaan ini sangat jelas dan tentunya hal ini sangat menggiurkan. Mungkin ada beberapa teman baik / sanak keluarga anda yang mencobanya lalu berhasil.  

 

Melihat ada yang berhasil kemudian anda berpikir untuk ikut menjalani diet yang sama, namun harus diingat bahwa tiap orang memiliki uniqueness dan background yang berbeda seperti faktor keturunan, aktivitas fisik, jenis pekerjaan, kualitas tidur, tingkat kesibukan ,tingkat stress , jenis kelamin , umur dan sebagainya.

 

Harus dipahami juga bahwa terkadang siaran live di mana mereka menghadirkan orang yang sukses mengikuti program diet tersebut sudah dikondisikan, saya tahu betul ini Karena hal ini terjadi di Indonesia, demi etisnya tidak perlu menyebutkan nama namun hal itu memang betul faktanya terjadi.

 

Bagaimana mengetahui pola diet tersebut baik bagi seseorang?

 

flexible diet

 

Menurut saya pribadi, diet yang terbaik adalah diet yang dapat kita lakukan dengan konsisten dan kita dapat enjoy melakukannya di mana hal ini menjadi sebuah gaya hidup.

 

Terkait : Hati – hati, diet tinggi protein justru membuat Anda lebih gemuk dari sebelumnya.

 

Sebagai ahli gizi, hanya mencermati kata diet ini saja sudah sangat menarik. Saya banyak membahas  tentang flexible dieting di buku pertama saya, ini karena topik ini sangat menarik dibahas.

 

Pada flexible dieting sebenarnya membuat usaha anda terhadap diet yang dijalani seolah-olah lebih mudah.

 

Tentu saja, ketika lebih mudah, kita dapat melakukannya lebih konsisten. Kembali pada jawaban saya diatas bahwa diet HARUS dilakukan dengan konsisten.

 

.

Jadi gak ada lagi ya “3 minggu lagi nikahan temen, diet dulu deh”.

 

 

Overweight dan obesitas telah menjadi momok masalah bagi masyarakat, banyak dari mereka yang ingin mendapat tubuh ideal. Apa yang harus dilakukan pertama kali?

 

Saya sebeenarnya tidak bisa menyalahkan keinginan seorang individu untuk cepat menurunkan berat badan / meraih tubuh impiannya / goalnya.

 

Tapi ada 1 hal yang perlu disadari yaitu tubuh kita membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi tubuh yang sekarang di mana hal ini adalah akumulasi kalori harian yang tidak terpakai (surplus kalori) yang sudah terjadi selama beberapa periode waktu tertentu.

 

Terkait : Masih merasa tidak punya semangat ? Ikuti beberapa tips ini untuk mendapatkan motivasi memulai diet.

 

Tentunya jikalau secara nalar sehat untuk menghilangkannya waktu paling tidak juga membutuhkan waktu sama dengan ketika kita menimbunnya di mana tubuh kita menyimpannya dalam bentuk trigliserida (sel lemak).

 

Penelitian juga membuktikan sebenarnya orang tahu caranya untuk menurunkan berat badan, namun mereka tidak tahu cara mempertahankan  berat tubuh mereka yang baru, dalam waktu kurun 6 bulan 95% kembali ke berat badannya semula dan sesudah 1 tahun malah terkadang lebih berat daripada sebelumnya , di mana hal ini mungkin anda sudah memahaminya sebagai yang dinamakan yo-yo diet.

 

Baca panduan diet fatloss bagi pemula. Anda akan belajar langkah demi langkah untuk memulai diet yang terbaik.

 

Apa pendapat Abed mewakili ahli gizi tentang flexible dieting ?

 

flexible diet

 

Adapun flexible dieting sendiri sebenarnya di kalangan para fitness mania sudah cukup popular, di mana jikalau di luar dinamakan dengan IIFYM(If Its Fits your Macros) dalam arti kata lain bahwa selama porsi makan berada dalam ruang lingkup kalori harian kita , hal ini tidak menjadi masalah untuk dimakan.

 

.

 

Nah hal ini yang seringkali ditangkap “salah” oleh banyak masyarakat umum ,dimana diet ini dianggap atau mungkin dikondisikan sebagai diet junk food / memperbolehkan makan junk food dan sebagainya. Padahal hal ini sangat berbeda sekali.

 

Saya sangat menganjurkan sekali bagi anda yang ingin memulai diet untuk mengimplementasikan flexible diet di dalam konteks kehidupan sehari-harinya.

 

Mengapa?

 

Karena kata flexible atau mungkin bagi bahasa kita adalah luwes, di sini berarti diet yang kita anut menyesuaikan dengan situasi dan kondisi kita.

 

Ada hal unik yang selalu ditanyakan oleh klien saya, dan tahukah bahwa mungkin 99% dari mereka menanyakan hal yang sama.

 

Pertanyaan apa itu ?

 

“makanan apa yang boleh saya makan dan tidak boleh saya makan?”

 

Mungkin anda juga menanyakan hal yang sama.

 

Ada 1 hal lagi yang unik ketika saya katakan bahwa mereka boleh memakan apa saja saat diet. Hampir semuanya beranggapan bahwa saya bercanda, tapi setelah saya jelaskan secara praktikal mereka mampu memahami konsep dari diet ini.

 

Bagi saya, menikmati sebuah proses diet adalah kunci pentingnya karena saya tidak bisa menjanjikan sebuah kalimat kosong tentang berapa banyak berat badan akan turun, melainkan hasil permanen diet anda.

 

Bagaimana cara memulai flexible dieting ?

 

Esensi dari flexible diet sendiri adalah terlebih dahulu memahami karakteristik dari metabolisme tubuh.

 

Salah satu hal yang harus dicermati ketika memahami karakteristik metabolisme tubuh adalah jenis tubuh atau somatotype.

 

Nah maksudnya apa ?

 

Anda pernah dengar keluhan seperti ini :

 

            “Udah makan sekian banyak kenapa ya gak nambah juga berat badannya ?”

 

            “Ni gimana deh, udah makan sedikit juga masih aja berat badan gak turun!!”

Dua ekspresi ini untuk mempermudah memahami tentang tipe tubuh dimana kalimat 1 adalah orang tipe ectomorph dan kalimat kedua adalah orang dengan tipe endomorph.

 

Dengan memahami tipe tubuh ini anda akan mengetahui porsi makan yang paling sesuai. Tidak hanya porsi, kualitas disini sangat ditekankan.

 

Analogikan saja bahwa anda adalah sebuah mobil. Manakah yang akan lebih baik diantara premium dan pertamax dari sisi performa dan efektifitas konsumsi bahan bakar?

 

.

 

Ada 1 prinsip bagi yang mungkin dapat anda gunakan.

 

“Fleksibel berarti diet yang menyesuaikan anda, bukan sebaliknya”

 

Sehingga sebagai pemula ketika anda melakukan diet namun harus merubah gaya hidup secara total, maka itu jelas bukan diet yang tepat untuk dilakukan. 

 

Setiap orang memiliki kehidupan pribadinya bersama keluarga dan lingkungan lainnya, dengan mengimplementasikan flexible dieting anda dan saya tetap dapat bersosialisasi dengan anak, istri, pacar, kerabat yang lain seperti misalnya makan ice cream, snack, pizza atau makanan – makanan lain yang sering dianggap tabu ketika menjalani diet pada jaman dulu.

 

Bukannya bagus kalau “asiknya” jalan, diet juga tetap jalan ?

 

Masih banyak hal yang harus dipahami bagi anda baik sebelum maupun saat menjalani flexible diet. Sebagai contoh prinsip calorie out dan calorie in yang akan saya jawab lebih lengkap di buku yang akan terbit kemungkinan pada bulan Januari 2016.

 

Comments

comments

Leave a Reply